KARYA ILMIAH

KARYA ILMIAH
DAMPAK PENGGUNAAN VETSIN (MONOSODIUM GLUTAMAT) JENIS AJINOMOTO BAGI MASYARAKAT DESA SIDOMUKTI KECAMATAN KEPOHBARU

DAFTAR ISI
Halaman judul ………………………………………. i
Halaman pengesahan ………………………………………. ii
Motto dan Persembahan ………………………………………. iii
Abstrak ………………………………………. iv
Kata pengantar ………………………………………. v
Daftar isi ………………………………………. vi
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang ………………………………………. 1
1.2 Identifikasi masalah ………………………………………. 1
1.3 Rumusan masalah ………………………………………. 1
1.4 Tujuan ………………………………………. 2
1.5 Manfaat ………………………………………. 2
1.6 Definisi operasional ………………………………………. 2
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian vetsin ………………………………………. 3
2.2 Bahaya vetsin ………………………………………. 3
2.3 Jenis – jenis vetsin ………………………………………. 3
BAB III METODE PENELITIAN
3.1metode observasi ………………………………………. 4
3.2 lokasi penelitian ………………………………………. 4
3.3 objek penelitian ………………………………………. 4
3.4 tekhnik pengabilan data ………………………………………. 4
3.5 sumber data ………………………………………. 4
BAB IV PEMBAHASAN
4.1 penggunaan MSG dalam masyarakat Sidomukti
4.2 Pengertian Ajinomoto
4.3 Bahaya penggunaan Ajino moto bagi tubuh
4.4 Solusi ……………………………………….
……………………………………….
……………………………………………………………………………….. 5
5

6
6

BAB V PENUTUP
5.1 kesimpulan ………………………………………. 7
5.2 saran ………………………………………. 7
DAFTAR PUSAKA ………………………………………. 8
LAMPIRAN ………………………………………. 9

BAB I
PENDAHULUAN

1. 1 LATAR BELAKANG MASALAH
Penyedap rasa atau yang lebih kita kenel degan vetsin (monosodium glutamat) sangat sangat berbahaya bagi tubuh karena dapat menyebabkan hipertensi dan kangker memeng tidak dapat di pungkiri, kelezata suatu hidangan dapat menambah gairah santap berbagai carapun diakukan , salah saunya dengan menambah sedikit bahan penyedap rasa instan, penydap rasa instan ini mudah di dapat harganyapun murah, sehingga sering embuat kita lupa, ada zat apa yang ada di balik penyedap mkanan tersebut.
Sehubung dengan heboh tercearnya zat penyedap makanan ajinomoto oleh enzim asal babi maka departemen kesehatann republik Indonesia memerintahkan perusahaan tursebut untuk menarik semua produknya dari peredaran, alangkah baiknya kalau sekarang departen kesehatan juga mau meninjau kembali apakah monosatium glutamat (msg)/vetsin yang kadarnya 100% yang di jual secara bebas di pasaran aman untuk di konsumsi dan tidak membahayakan bagi kesehatan, karena vetsin itu mengandung natrium/sodium. Jika terlau banyak di makan maka akan menyebbkan hipertensi , jika vetsin((msg) itu di panaskan akan pecah menjadi 2 zat yakni glutamic pyrolised -I (GLU-P-1) dan GLU-P-2. Kedua zat ini basifat mukagenik dan karsinogenik .
Di amerika, makanan siap saji untuk bayi di larang di bubuhi vesin dan label yakni :”NO MSG ADDED” yang artinya (tidak di bubuhi msg) apa artinya ini ?, karena hasil penelitian menunjukan bahwa makin muda mur hewan yang di pakai untuk percobaan msg makin peka terjadinya keusakan di bagian jaringan otaknya, jadi sifat kercunan msg adalah age dependen (tergantung umur) maka makin muda umurnya makin sensitif pula pengaruhnya

1.2 IDENTIFIKASI MASALAH
aian di atas penyusun mengambil masalah tentang “dampak pengunaan ajinomoto “ alasan penyusun mengambil masalah ini karena masyarakat sering mengunakan ajinomoto tanpa menghiraukan dampak pada tubuhnya sendiri.
Di kalangan masyarakat bahnkan di seluruh dunia rata – rata semuanya mengunakan ajinomoto sebagai penyedap rasa pada masakan agar menjadi lebih enak dan gurih, berdasarkan survei yang telah kami lakukan kebanyakan alasan seseorang mengunakan ajinomoto sebagai penyedap rasa saja tanpa memperdulikan dampak yang akan terja pada dirinya. Apabila pengnaan ajinomoto tidak sesuai dengan takaranya.

1.3 RUMUSAN MASALAH
Dalam pebahasan disini terdapat beberapa permasalahan di antaranya :
– Apa yang d maksud dengan ajinomoto itu ?
– Apa bahaya pengunaan ajinomoto bagi tubuh ?
– Bagaimana solusi pengurangan konsumsi ajinomoto di masyarakat sidomukti ?
1.4 TUJUAN
Adapun tujuan kami membuat karya ilmiah ini yang berjudul “ Dampak pengunaan vetsin (monosodiumglutamat) jenis ajinomoto bagi masyarakat desa sidomukti kecamatan kepohbaru”.

1. Masyarakat dapat mengetahui bahaya pengunaan ajinomoto
2. Masyarakat dapat mengetahui bagai mana cara pengunaan dan takaran ajinomoto yangh sudah di tentukan oleh badan kesehatan
3. Masyarakat dapat mengetahui bagaimana solusi pengurangan konsumsi ajinomoto di masyarakat
1.5 MANFAAT

Agar masyarakat dapat mengetahui bahaya dan cara mengurangi pengunaan ajinomoto serta agar masyarakat tidak terlalu serimg mengunakan ajinomoto.
1.6 DEFINISI OPERASIONAL

Dalam penelitian ini kami akan menguraikan atau menjelaskan judul penelitian menurut kamus besar bahasa indonesia
– Dampak : pengaruh kuat yang mendatangkan akibat (baik negative ataupun buruk)
– Pengaruh : proses, cara, perbuatan mengunakan sesuatu
– Vetsin : bumbu tambahan untuk menyedapkan masakan berupa serbuk berwarna
Putih bersih yang bahanya dari monosodiumglutamat
– Jenis : yang mempunyai ciri ( fisik, keturunan dan sebagainya ) yang khusus
– Ajinomoto : salah satu penyedap rasa yang ada di Indonesia
– Bagi : kata depan untuk menyatakan tujuan
– Masyarakat : sejumlah manusia dalam arti seluas luasnya dan terikat oleh suatu kebud
Ayaan yang mereka angap sama
– Desa : kesatuan wilayah yang di huni sejumlah keluarga yang mempunyai system
pemerintahan sendiri ( di kepalai seorang kepala desa )
– Siidomukti : seuah desa yang berada di kec kepohbaru kab bojonegoro prov jawa timur
– Kec : daerah bagian kab ( kota ) yang membawakan beberapa kelurahan
– Kepohbaru : nama sebuah kecamatan

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Vetsin ( Monosodium Glutamat )

Monosodium glutamate adalah zat penambah rasa pada makanan yang di buat dari hasil fermentasi zat tepug dan tetes dari gula beet atau gula tebu. Ketika MSG di tambahkan pada makanan ,diam memberikan fungsi yang sama seperti Glutamate yaitu memberikan rasa sedap pada makanan. MSG sendiri dari air ,sodium ,dan glutamate.
Monosodium glutamate di kenal masyarakat sebagai bumbu masak penting.fungsinya adalah sebagai penyedap. Ia lebih di kenal dengan nama “VETSIN”,micin atau monotarium glutamate . secara kimiawi MSG adalah garam natrium dari asam glutamate .satu ion hydrogen (dari gugus – DH yang berikatan dengan atom C-Alfa,lihat asam amino) di gantikan oleh ion natrium .

2.2 Bahaya MSG (Monosodium glutamate)

Jika MSG di gunakan secara berlebihan 12 gram,msg perhari,dapat menimbulkan gangguan lambung, gangguan tidur dan mual – mual. Bahkan beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal,mual dan panas. Tidak hanya itu saja MSG juga dapat memicu hipertensi,asma,kanker serta diabetes,kelumpuhan serta penurunan kecerdasan.

2.3 Jenis – Jenis Vetsin

Di Indonesia banyak sekali jenis – jenis vetsin antara lain :
• Ajinomoto
• Miwon
• Mipung
• Masako
• Roiko dll.

BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Metode observasi
Dalam penelitian ini penyusun mengambil metode penelitian observasi.di katakana observasi karena dalam penelitian ini kami terjun langsung dalam lokasi penelitian dengan cara interview atau wawancara.

3.2 Lokasi Penelitian
Penetapan lokasi penleitian sangat penting dalam menyelesaikan karya ilmiyah.penlitian ini di lakukan di desa sidomukti,kepohbaru,tanggal 07 Mei 2012.

3.3 Objek Penelitian
Dalam objek penelitian ini, penyusun mengambil sampel dari warga masyarakat desa sidomukti kepohbaru, khususnya dusun pandlegan.

3.4 Teknik Pengambilan Data
Dalam menyelesaikan karya ilmiah ini penyusun menggunakan teknik kualitatif. Di katakana teknik kualitatif karena berdasarkan data – data yang di susun dalam paragrap di dapatkan dari hasil interview atau wawancara terhadap narasumber
.
3.5 Sumber Data
Sumber data yang di gunakan untuk menyelesaikan karya ilmiah ini adalah berdasarkan interview atau wawancara demgan beberapa warga mesyarakat desa Sidomukti serta pengambilan artikel – artikel dalam berbagai buku dan juga dari internet. Dengan tujuan untuk mencari kejelasan mengenai bahaya pengunaan ajinomoto.

BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Pengunaan MSG dalam Masyarakat Sidomukti
Sebelum tahun 60-an MSG/vetsin biasanya digunakan oleh golongan masyarakat tertentu saja seperti di Cina, Jepang, Korea, Thailand, Vietnam dan Myanmar, baik oleh para ibu rumah tangga maupun di rumah makan. Takaranyapun sangat kecil sekali yakni 1 – 2 korek kupimg (setara dengan 30 – 60 mg) untuk setiap porsi makanan ala Cina, mie/bakso, pangsit, makanan tradisional dan local asli tidak mengunakan sama sekali, karena sudah terasa lezat dan gurih oleh ramuan bumbu rempah. Namun pada pertengahan tahun 60-an, produk MSG/vetsin di import dari jepang dan korea, serta secara gencar di iklankan baik melalui media cetak, radio dan televisi, serta dangan papan reklame yang besar- besar dan di pampang di tempat-tempat dan di jalan-jalan yang strategis baik di kota maupun di desa. Disamping harganya murah juga terbukti bahwa ia dapat meningkatkan rasa cita makanan yang kualitasnya rendah menjadi sajian yang lezat dan enak di santap.Sekarang di samping golongan cina,hampir semua golongan penduduk di seluruh Indonesia bukan saja yang di kota,tetapi juga yang di desa sudah mengenalnya dan cara memakainya pun sangat berlebihan dan tidak wajar.Karena pada kemasan produk itu tidak di sertai alat takar dan juga pedoman takeran cara pakainya tidak ada,maka bubuk ini di pakai secara amburadul dan melampaui batas kewajaran.Contoh kalau sebelum tahun 60-an di pakai takaran korek kuping,maka setelah di import dari jepang dan korea,karena harganya murah maka untuk setiap mangkok mie/sop naik menjadi 100-300 Mg (jadi 3-5 kali korek kuping).Takaran ini tidak tahan lama dan terus meningkat menjadi 500-1200 Mg (jadi sekitar 15-20 kali korek kuping).Pada tahun 70-an karena harga MSG relatif murah, maka tiba-tiba para pedagang tidak lagi segan-segan menggunakan sendok teh (setara 3000 Mg,kira-kira 100 kali korek kuping),bahkan ada yang menuang langsung dari ujung kantong yang sudah di gunting.Cara yang akhir ini sering kali menjadi keblablasan,sehingga jumlahnya bisa lebih dari 1 sendok teh (ingat sebelum tahun 60-an hanya 2 korek kuping).
Dari hasil survei yayasan lembaga konsumen Indonesia (YLKI) pada tahun 1980 menemukan bahwa para pedagang mie bakso,mie pangsit dan mie rebus di Jakarta adalah sebagai berikut:
Mie bakso = 1840-1900 mg/ mangkok (+31-61× kk)
Mie rebus = 2250-2780 mg/ mangkok (+31-61× kk)
Mie goreng /pangsit = 2900-3400 mg/ mangkok(+56-96× kk)
(kk=korek kuping)

4.2 Pengertian Ajinomoto
Ajinomoto adalah zat penambah rasa pada makanan yang di buat dari hasil fermantasi zat tepung dan tetes dari gula beet atau gula tebu.Ajinomoto juga dikenal di masarakat sebagai bumbu masakan yang sangat penting, ajinomoto berfungsi untuk penyedap rasa dan masakan lebih enak dan gurih.
4.3 Bahaya penggunaan Ajinomoto Bagi Tubuh
Jika ajinomoto di gunakan secara berlebihan. 12 grm ajinomoto perhari dapat menimbulkan gaguan lambung , gaguan tidur dan mual-mual. Bahkan beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan panas.
Tidak hanya itu saja ajinomoto juga dapat memicu hipertensi asma, kangker serta diabetes, kelumpuhan serta kecerdasan semakin menurun.
4.4 Solusi
Bebereapa solusi mengurangi penggunaan ajinomoto dimasarakat adalah dengan menggunakan bahan yang masih segar dan bermutu baik. Sebenarnya kelezatan suatu hidangan tidak hanya di peroleh dari bahan penyedap rasa saja, tetapi dapat juga diperoleh dari bahan-bahan makanan yang masih segar dan bermutu baik selain menggunakan bahan makanan yang bermutu baik dan masih segar, kita dapat memberi sedikit gula pasir pda masakan, kareena gula pasir juga dapat memberi efek gurih pada masakan, tapi tidak akan seenak/ segurih yang menggunakan ajinomoto

BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Setelah melakukan pembahasan kami menyimpulkan
 Monosodium Glutmate adalah zat penambah rasa pada makanan yang di buat dari hasil fermentasi zat tepung dan tetes dari gula beet atau gula tebu.
 MSG dapat menimbulkan gangguan lambung, gaguan tidur dan mual-mual. Bahkan beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan panas. Tidak hanya itu saja MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kangker serta diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan.
 Penggunaan MSG di masarakat sudah melebihi ketentuan karena kadarnya sudah melebihi 30-60 mg dan hal ini dapat menyebabkan terjadinya hipertensi pada masarakat.
 Solusi mengurangi penggunaaan MSG di masarakat adalah dengan menggunakan bahan yang masih segar dan bermutu baik, memberi sedikit gula pasir pada masakan atau menggunakan aji-shio.
5.2 Saran
Setelah kita mengetahui bahan-bahannya yang di timbulkan dari ajinomoto kita harus berusaha untuk mengurangi takaran pemakaian ajinomoto pada masakan kita agar terhindar dari penyakit-penyakit yang di timbulkan dari ajinomoto tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
Bagad,sudjai.2005.Biologi sains dalam kehidupan.Jakarta :Yudhistira
Syukri,5.1999.Kimia Dasar .Jakarta:Erlangga
WWW.Hanyawanita.com.2008.”Monosodium glutamate”21Desember
WWW.Wikipedia.2008.”Monosodium Glutamat”21 Desember
WWW.Medikaholistik .com.2008.”Monosodium Glutamat dan pemakainya di masyarakat”.22 desember

Lampiran 1
Narasumber : Ahmad diah HBF (dian)
1. Apakah anda sering menggunakan ajinomoto dalam masakan anda dan apa alasanya?
2. Apakah ada perbedaan pada rasa masakan yang di beri ajinomoto,dengan yang tidak di berikan ajinomoto?
3. Apakah anda tau bahaya dari penggunaan ajinomoto itu ?
4. Menurut anda apakah ada pengganti dari ajinomoto itu ?

Lampiran 2
Narasumber : Zumrotin NA
1. Apakah anda sering menggunakan ajinomoto dalam masakan anda dan apa alasanya?
2. Apakah ada perbedaan pada rasa masakan yang di beri ajinomoto,dengan yang tidak di berikan ajinomoto?
3. Apakah anda tau bahaya dari penggunaan ajinomoto itu ?
4. Menurut anda apakah ada pengganti dari ajinomoto itu ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s