puisi “jilbab putih” bkn pocong

Saat dunia ini begitu membara,
hanya jilbab putihmu yang bisa meredamnya,
di setiap saat,
setiap waktu,
setiap tempat,
kulihat kamu teguh dengan jilbabmu,
dunia bukanlah hal yang bisa menanggalkan jilbabmu,
jilbab putihmu bukanlah topeng masa lalu,
pun bukan ketinggalan jaman,
namun pakaian kekal hingga akhir dunia,
walaupun gelap gulita dunia ini,
jilbab putihmu tetap bersinar.

Sanggupkah dirimu teguh dengan jilbabmu?
disaat dunia ini menganggap asing pakaianmu,
disaat dunia ini memfitnahmu teroris.

Sanggupkah dirimu menjadi penerang dunia?
disaat banyak kaummu bangga mengumbar aurat.

Aku yakin dirimu sanggup,
sekalipun dunia melarangmu berjilbab,
jangan kau takut dikucilkan,
dari orang-orang yang melecehkanmu.

Jangan risau jangan kuatir,
jilbab putihmu melambangkan kesucian,
jilbab putihmu menyejukkan hati,
jilbab putihmu memancarkan cahaya,
jilbab putihmu menambah cantik dan ayu,
jilbab putihmu meredam nafsu,
jilbab putihmu cermin pribadimu,
jilbab putihmu bendera perdamaian.

Percayalah,
dengan jilbabmu dirimu akan aman,
orang akan segan,
harkat martabatmu akan naik,
kehormatan dan harga dirimu akan terjaga,
oleh malaikat-malaikat yang mengiringimu.

Aku percaya dibalik jilbabmu ada iman dan taqwa,
ada cerita tentang masa depan akhiratmu,
jilbab putihmu akan menjadi lentera surgamu,
pakaian dunia dan akhiratmu,
perisai dari sengatan api neraka.

Wanita adalah aurat, apabila ia keluar dari rumahnya maka setan mengerumuninya.
(Hr Tirmidzi-Ibnu Mas’ud)

Iklan
By mufidmodo Posted in puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s